Entri Populer
-
Desain gambar tugu dan singa Malang yang digoreskan dalam nuansa batik Malangan dan menjadi lambang warga daerah itu, dalam waktu dekat in...
-
" Prambanan" " Relif Candi Prambanan" Candi Prambanan merupakan Candi Hindu terbesar yang...
-
Ngaben adalah upacara penyucian atma (roh) fase pertama sebagai kewajiban suci umat Hindu Bali terhadap leluhurnya dengan melakukan prosesi...
-
Lambang kota malang tahun 1914 Kebanyakan dari kita apabila mendengar nama Kota Malang akan mengernyitkan dahi dan bertanya-tanya "...
-
"Sang Penari" Salah satu kesenian dan budaya Indonesia yang dihelat oleh Pemerintah Kota Batu Malang sangat mengesankan selain me...
-
Nama Jahe, sebenarnya diambil dari Bahasa Jawa ‘Pejahe’ yang berarti meninggal dunia. Nama itu muncul, setelah sekitar satu regu tentara (...
-
Bahasa Walikan merupakan ciri khas dari Arek Malang,walaupun diberbagai daerah juga ada bahasa walikan,tetapi bahasa yang digunakan arek-a...
-
Apakah anda termasuk orang yang banyak pakaian tapi tidak tahu mau pakaian apa. Kalau iya sepertinya anda harus merubah cara pandang dan be...
-
Sepatu berhak tinggi (high heel), sepatu berhak rucing dan tinggi (stiletto) dan sepatu bersol tebal dan tinggi (wedges) saat ini memang jad...
-
Menurut sejarah Jamaica, budak yang membawa drum dari Africa disebut "Burru" yang jadi bagian aransemen lagu yang disebut "ta...
Kamis, 30 Desember 2010
Kota mati abad pertengahan yang mempesona
Craco terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan penduduknya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar